3 Komponen Utama dalam Template Gugatan Cerai
Surat gugatan cerai bukanlah sekadar surat permohonan biasa. Dokumen ini adalah dasar dari seluruh proses persidangan Anda. Secara umum, pengadilan mengharuskan surat gugatan memiliki struktur yang jelas agar hakim dapat memahami situasi dan apa yang Anda minta.
Berikut adalah tiga bagian yang pasti akan Anda temui saat mengisi template gugatan:
- Identitas Para Pihak: Berisi nama lengkap (beserta gelar jika ada), umur, agama, pendidikan, pekerjaan, dan alamat tempat tinggal saat ini dari Penggugat (Anda) dan Tergugat (pasangan).
- Posita (Duduk Perkara): Bagian ini berisi kronologi singkat pernikahan Anda dan alasan mengapa Anda mengajukan gugatan cerai. Alasan ini harus sesuai dengan Undang-Undang, seperti adanya perselisihan terus-menerus, salah satu pihak meninggalkan pihak lain, atau masalah KDRT.
- Petitum (Tuntutan): Bagian akhir di mana Anda merinci apa yang Anda minta dari majelis hakim. Tuntutan utamanya tentu saja mengabulkan gugatan cerai, namun Anda juga bisa memasukkan tuntutan terkait hak asuh anak dan nafkah anak di sini.


